Penyebab Asi Encer Dan Cara Mengatasinya

Bayi-bayi mereka ternyata terlihat sangat menyukai rasa bawang putih karena menyusu lebih lama. Bayi mungkin belum mengetahui itu rasa bawang putih, tetapi rasa sedap dan harum dapat meningkatkan selera bayi ketika mengonsumsi ASI. Sebagai jawaban, perlu kamu ketahui bahwa hal ini bisa disebabkan oleh kesalahan dalam teknik menyusui. Selain itu, juga bisa disebabkan oleh faktor fisik dan psikologi ibu, kondisi bayi, asupan nutrisi ibu, sebuah efek samping obat-obat tertentu, hingga faktor life-style yang tidak baik. Ibu menyusui membutuhkan lebih banyak vitamin C dibandingkan saat masa kehamilan.

Ketika mulai masuk usia enam bulan, kebutuhan ASI tiap anak biasanya cenderung berkurang. Akan tetapi, usia ini merupakan masa transisi untuk memberian MPASI bayi. Di hari ke-5 dan ke-6 setelah dilahirkan, kebutuhan ASI bayi baru lahir berkisar antara ml atau tidak jauh berbeda dengan hari ke-4 dan ke-7. Seiring bertambahnya usia bayi hari demi hari, bahkan berganti bulan, kebutuhan ini umumnya akan mengalami peningkatan.

Bagaimana cara mendapatkan ASI berkualitas

Hal ini karena nutrisi yang terdapat di dalam ASI sudah disesuaikan dengan kebutuhan Si Kecil untuk menunjang tumbuh kembang dan kondisi kesehatannya. ASI juga terbukti dapat melindungi Si Kecil dari berbagai penyakit. Buah-buahan dan sayur-sayuran juga sangat penting untuk menghasilkan ASI yang berkualitas. Daun katuk mengandung zat latagogum yang dapat meningkatkan produksi ASI. Selain itu, sayuran ini juga mengandung steroid dan polifenol yang mampu meningkatkan kadar prolaktin. Mengonsumsi rutin daun katuk efektif untuk memperlancar dan meningkatkan kualitas ASI agar lebih kental.

perhatikanlah cara mengolahnya agar tidak merusak zat yang ada di dalamnya. Tidak hanya baik untuk dijadikan makanan penambah ASI, kacang-kacangan juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Bahkan, kandungan protein, kalsium hingga zat besinya, yang sangat berpengaruh terhadap produksi ASI.

Usahakan sebagian besar kalang payudara masuk ke mulut bayi sehingga puting berada di bawah langit-langit dan lidah bayi akan menekan ASI keluar. Bukan itu saja, guru juga memerlukan bahan ajar yang dengan materi yang berkualitas dan sesuai kurikulum terbaru sedang berlaku. Jika tenaga pendidik memakai bahan ajar yang ketinggalan zaman, tentu kegiatan mengajar menjadi kurang maksimal.