Ibu Menyusui Harus Makan Banyak Agar Asi Melimpah, Mitos Atau Fakta?

Di kesempatan lain, Bunda juga bisa meminta bantuan Ayah untuk melakukan pijat oksitosin agar ASI semakin lancar. Hormon prolaktin yang meningkat setelah melahirkan belum cukup untuk memproduksi ASI yang melimpah. Bunda perlu menstimulasinya dengan rajin menyusui si kecil.

Isi pola makan dengan makanan untuk memperbanyak ASI seperti sayur, buah, dan biji-bijian untuk meningkatkan pasokan ASI dan menjaga kesehatan. Anda juga bisa mencoba bahan-bahan alami seperti jamu pelancar ASI. Minum banyak air putih agar tidak dehidrasi karena itu akan menghambat produksi ASI. ASI merupakan kebutuhan yang sangat penting agar bayi sehat.

Makanlah yang menjadi kesukaan busui, karena bisa menjadi ASI booster. Tidak ada pantangan khusus, semua boleh dimakan asalkan tidak mengandung pengawet dan alkohol. Bila ibu suka kopi, busui pun boleh minum kopi 1-2 gelas per hari.

Caranya adalah dengan mothers duduk sambil memeluk bantal lalu sedikit membungkukan punggung. Biasanya hormon ini mulai terbentuk di trimester ketiga kehamilan. Telur adalah makanan sumber protein nabati dan juga lemak yang baik bagi Ibu untuk membantu proses hidup sehat setelah melahirkan.

Tips agar ASI melimpah

Karena di saat payudara telah kosong, maka ASI akan diproduksi secara terus-menerus. Sementara itu, tidak mengapa jika kamu membangunkan bayi yang sedang tidur di saat ia belum disusui selama 4 jam. Meski rasanya pahit, pare sangat bagus untuk membuat produksi ASI berlimpah. Selain itu, kandungan vitamin K, antioksidan dan fitokimia lutein di dalamnya dapat mengentalkan ASi, sehingga membuat si Kecil cepat kenyang. Pemijatan payudara dapat memberikan efek relaksasi bagi bunda. Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan analysis medis.

Di minggu-minggu pertama menyusui, terutama saat bayi baru lahir, hari-hari ibu terasa hanya diisi dengan kegiatan menyusui saja. Saat bayi baru selesai menyusui, ibu harus menyusu kembali. Sebelum ASI matang keluar, bayi akan terasa begitu rakus menyusu. Hal ini disebabkan lambung bayi yang begitu kecil, sehingga mereka mudah lapar.