Dari Atlet Untuk Atlet, Iron Man Pilih Kuliah Di Ikip Budi Utomo

Informasikan kepada atasan anda bahwa saat ini anda juga sedang mengambil kuliah S2, sehingga apabila sewaktu-waktu ada jadwal kuliah dan kerja yang bentrok, anda dapat berkompromi dengan atasan tersebut. Pada dasarnya, meniti karir membutuhkan banyak waktu dan pertimbangan. Hasil yang diinginkan dapat tercapai kalau semua faktor dipertimbangkan sebaik-baiknya. Strategi dalam mencari pekerjaan yang cocok bisa dimulai dari membuat daftar goal pekerjaan yang kamu idamkan. Sebelumnya, kamu harus tahu dulu faktor penilaian pekerjaan yang kamu idamkan. Dari faktor-faktor ini, kamu bisa mencari dan membuat daftar pekerjaan yang cocok denganmu.

Kalau kamu aktif dalam organisasi, mencoba banyak hal selama kuliah, tekun belajar, dan tidak menyerah, bisa saja kamu menemukan potensi diri. Anggap saja dari iseng iseng bantu dekorasi acara, ternyata kamu tahu kalau passion dan potensi diri kamu berkaitan dengan desain ruang. Soft talent yang kamu pelajari selama gabung di kegiatan mahasiswa bisa jadi senjata rahasia saat merintis karir cemerlang. Bayangkan saja, partisipasi dalam berbagai lomba, kegiatan, atau bahkan waktu kamu dapat penghargaan, bisa dijadikan isi curiculum vitae yang memukau. Selain itu, kamu juga bakal lebih berpengalaman menghadapi cobaan. Memikirkan pekerjaan di masa depan memang perlu perencanaan yang baik, termasuk buat kamu yang merasa butuh pendidikan lanjut.

Berbekal pengalamannya sebagai Direktur Bank, Tri Hidayat memberikan penjelasan mengenai apa yang dibutuhkan seorang recent graduate untuk memulai karir dalam bidang Perbankan. Menurutnya, hardskill dan softskill merupakan keutamaan yang harus dimiliki seorang lulusan untuk bersaing secara kompetitif dalam meniti karir. Penguasaan metode, tenik, alat bantu dan prosedur yang berlaku sangat dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat. Tidak hanya itu, upaya untuk memberikan ide dan gagasan strategi bisnis juga harus bisa dilakukan dengan kecerdasan intelektual yang terasah sejak dini, paparnya. Perjalanan Sanra untuk berkuliah di luar negeri tidak lah mulus.

Meniti karir dari kuliah

Peluang kerja lulusan akuntansi memang menjanjikan pemasukan yang menggiurkan, juga jenjang karir yang terjamin. Sehingga tidak heran akuntansi menjadi salah satu jurusan populer. Pada fase transisi, mahasiswa baru harus mencintai dan bersungguh-sungguh dengan jurusan yang telah dipilih, kemudian mulai menentukan tujuan selanjutnya. Tujuan yang ada sebaiknya diperjelas sehingga memudahkan mereka untuk mengevaluasi diri.

Perluasan kompetensi juga dilakukan melalui program Gelar Ganda kerjasama antara Prodi Ilmu Keolahragaan dengan Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi yang difasilitasi oleh Universitas Negeri Semarang. Selain itu, lulusan juga dapat meniti karir dalam kedinasan TNI/Polri dan dinas lain yang terkait dengan kompetensi lulusan serta menjadi tenaga keolahragaan pada lembaga keolahragaan non pemerintah. Prodi Ilmu Keolahragaan FIK Unnes telah menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang dapat diandalkan di dunia kerja.

Bahkan ada diantara kamu yang dihadapi oleh dua situasi bersamaan dimana kamu harus melanjutkan untuk studi sementara kamu juga sedang bekerja. Jennifer lantas bercerita bahwa dirinya masih belum memasnag target jangka panjang. Teknik informatika sendiri merupakan prodi yang membahas dan mencetak lulus dengan spesialisasi aplikasi dinamis. Yaitu aplikasi yang dapat dijalankan pada berbagai perangkat keras seperti Komputer dan smartphone. Pasalnya, dia harus mendatangkan para pekerja dari Indonesia untuk bekerja di Malaysia.

Tetapi, jika karyawan merasa bahagia dengan pekerjaan mereka, maka mereka akan semangat bekerja setiap hari. Di sisi lain, mereka yang tidak menikmati pekerjaannya tidak akan memikirkan perusahaannya untuk maju. Lebih lanjut Sinndy mengatakan kegiatan di luar kampus tersebut mampu meningkatkan ketahanan diri mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang fluktuatif dan kompetitif. Pada tahun 2017, diketahui bahwa hanya ada 17,5% jumlah tenaga kerja lulusan perguruan tinggi. Angka presentase ini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan tenaga kerja lulusan SMA/SMK sebesar 82% dan tenaga kerja lulusan SD sebesar 60% .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *