Anak Susah Makan Buah? Ini Suggestions Untuk Mengatasinya!

Simak cara berikut ini agar Moms bisa mengatasi kondisi anak tidak suka makan buah. Untuk awal-awal, tak masalah jika anak suka dengan satu sampai dua jenis buah saja. Nah, setelah suka dengan satu buah, biarkan anak memilih jenis buah lain yang ingin mereka coba. Misalnya saat grocery purchasing, ajak mereka untuk pilih buah yang mereka ingin makan.

Cara agar anak mau makan buah

Ajak anak juga ikut berpartisipasi dalam menyajikan buah dan sayur. Balita yang sulit atau sering memilih-milih makanan adalah tantangan bagi orangtua dalam memahami karakter, kemampuan makan, dan selera makan anak. Melalui pendekatan dan pemahaman yang baik, masalah pemberian makanan mampu diatasi untuk mendukung tumbuh kembang Balita yang optimal. Mereka yang suka makanan tersebut tentu cenderung menolak buah dan sayur, makanya kita harus pelan-pelan makanan yang tinggi gula MSG dikurangi. Dikenalkan buah dan sayur yang mereka sudah suka,” kata Rachel Olsen, ahli Nutrisi ketika ditemui di Media & Community Gathering Youvit, di kawasan SCBD, beberapa waktu lalu.

Kebanyakan dari buah dan sayur memiliki tekstur keras dengan rasa yang cenderung hambar sehingga mungkin tidak menarik untuk anak-anak kecil. Sehingga Anda bisa mengolah sayur atau pun buah menjadi bentuk makanan yang lain. Supaya hal ini tidak terjadi, sebaiknya ibu perlu lakukan beberapa trik. Dengan cara ini anak-anak lebih tertarik untuk mengonsumsi sayur dan buah. Jadi, misalnya saat anak tidak menyukai rasa brokoli berwarna hijau, orang tua masih bisa mengenalkan sayuran berwarna hijau lainnya.

Ini hanya akan membuat dia merasa lebih benci dengan makanan tersebut. Nah, dengan mengonsumsi dua buah lemon tentu sudah terpenuhi kebutuhan vitamin C harian, atau dapat dikombinasikan dengan buah dan bahan makanan lainnya. Tidak seperti orang dewasa, anak-anak membutuhkan lebih banyak waktu untuk memproses instruksi. Sebagai orang tua, kamu harus menjelaskan detail aturan yang kamu tetapkan untuk anakmu.

Dia mengatakan, menyantap buah dan sayur yang sedang musim akan membantu lingkungan. KOMPAS.com — Ada banyak sekali buah dan sayuran lezat musiman yang tersedia saat ini dan menunggu untuk disantap. Menurut studi yang dilakukan oleh Dr Bernard-Bonnin di Kanada, sekitar 25-40% anak yang mengalami masalah kesulitan makan hanya berlangsung sementara. Dari sini persepsi anak akan mulai berubah bahwa rupanya buah-buahan tidak ’semengerikan’ yang dia bayangkan selama ini.

Jika Si Kecil menolak buah dan sayur yang Bunda berikan, jangan kecewa dan putus asa ya, Bun. Jangan langsung menyimpulkan bahwa Si Kecil tidak doyan sayur dan buah. Bunda harus sabar untuk mengenalkan buah dan sayuran kepada Si Kecil secara berulang-ulang. Akan sangat sulit untuk membuat Si Kecil suka makan sayur dan buah bila Bunda sendiri tidak menyukainya.

Horenso yang sering tertukar dengan bayam ini sejak lama dikenal sebagai sumber zat besi terbaik. Namun baru-baru ini ilmuwan mengungkap, kandungan zat besi pada Horenso lebih sedikit dari yang diyakini. Hanya 4,1 miligram zat besi terkandung dalam 100 gram Horenso. Bukan hasil yang buruk, kendati juga bukan sumber zat besi terbaik. Selain itu tanaman ini mengandung lebih sedikit karbohidrat ketimbang biji-bijian yang lain. Jadi sangat cocok jika anda ingin menghindari penimbunan lemak lewat makanan.

Namun jangan lupa pula tawari anak minum air mineral yang cukup setiap hari agar kebutuhan cairannya terpenuhi. Sajikan makanan dan camilan di waktu yang hampir sama setiap hari. Jika anak Anda memilih untuk tidak makan, waktu camilan reguler akan menawarkan kesempatan mereka untuk makan makanan bergizi.

Moms bisa menyediakan sayur dan buah sebagai camilan untuk anak. Tomat paling bagus dimakan langsung supaya tubuh lebih mudah menyerap lycopene yang ada dalam tomat. Konsumsi eight tomat merah setiap hari untuk merasakan khasiatnya. “Yang pasti hindari makanan yang mengandung pewarna dan pengawet,” kata ahli tumbuh kembang anak Soedjatmiko.

Memilih-milih makanan seringkali dilakukan oleh si Kecil dan membuat orangtua frustasi. Hal ini biasa ditandai dengan si Kecil yang selalu makan makanan yang sama terus menerus, lalu tidak mau makan sama sekali hingga menjadi susah makan. Sekitar 20% balita mengalami masalah makanyang dikenal sebagai picky eaters. Apa yang dapat Ibu lakukan untuk mengatasi masalah susah makan pada si Kecil agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi? Sisters, anak tentu sangat suka dengan sajian makanan yang memiliki bentuk lucu dan penuh dengan warna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *