10 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Yang Baik Untuk Kesehatan Janin

Kebutuhan energi yang meningkat digunakan untuk pertumbuhan janin, pembentukan plasenta, serta membantu proses pembentukan jaringan baru. Namun dengan adanya peningkatan kebutuhan energi, tak lantas menjadikan anda terlalu banyak makan. Nah, dapat dibayangkan berapa banyak penambahan nasi yang hendak kita konsumsi sehari-hari.

Aneka makanan ini bisa menambah tenaga, tapi perlu Anda perhatikan agar tidak berlebih saat mengonsumsi sehingga berat badan ibu maupun janin tidak meningkat drastis. Aneka sup mulai dari sup ayam, sup ikan, sup jagung, sup kacang merah hingga sup sayuran bisa jadi pilihan ibu hamil yang malas makan. Ibu hamil bisa mendapatkan gizi dari sayuran, ikan, daging, maupun biji-bijian yang jadi isian sup.

Makanan sehat bagi ibu hamil

Dilansir dari Parenting firstcry berikutPopmama.comrangkum delapan makanan sehat untuk ibu hamil. Dengan mengetahui apa saja makanan yang baik untuk ibu hamil 1-2 bulan, harapannya janin bisa tumbuh dengan sehat. Klik di sini untuk mengetahui makanan sehat buat ibu hamil 3-4 bulan. Daging steak ini dipenuhi gizi yang akan berguna untuk kesehatan ibu dan janin. Kebanyakan makan jeroan saat hamil bisa membuat kadar kolesterol Anda semakin tinggi sehingga berbahaya untuk kesehatan tubuh serta janin. Lalu, hindari mengonsumsi ikan dalam kondisi mentah karena berisiko terkontaminasi bakteri yang bisa membahayakan janin.

Dilansir ANTARA, dokter mengatakan pola makan sehat untuk ibu hamil tidak memerlukan food regimen khusus. Nutrisi dalam anggur dapat membantu selama perubahan biologis yang terjadi selama kehamilan. Lalu, alpukat juga kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, serat, vitamin B, kalium, dan tembaga. Program Nutriclub dibuat untuk mendampingi dan membantu para ibu memberikan yang terbaik di masa kehamilan dan masa pertumbuhan emas balitanya. Selain itu, Mama juga bisa mengonsumsi buah jeruk yang kaya akan vitamin C dan asam folat dengan cara dijus atau dimakan langsung.

Zat besi merupakan mineral penting yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah. Mineral tersebut juga berfungsi menyebarkan oksigen ke seluruh sel tubuh Ibu. Jadi, semua makanan ini sebetulnya tidak semuanya benar-benar dipantang. Beberapa makanan masih aman bahkan baik dikonsumsi saat kehamilan, asalkan Mam mengolahnya dengan tepat. Sesuaikan juga porsinya dan tetap mengikuti pola makan gizi seimbang.

Makanlah dalam porsi kecil-kecil namun sering, untuk mengurangi rasa mual. Sampai saat ini masih banyak sekali anggapan yang mengatakan, ibu hamil perlu mengonsumi makanan dua kali lipat dari menu sebulanya. Daging mentah atau yang tidak dimasak sampai matang dapat meningkatkan risiko Anda terkena toksoplasmosis dan keracunan bakteri salmonella. Coba untuk menambahkan susu dan potongan buah untuk ibu hamil agar nutrisinya jadi lebih lengkap. Itu artinya, sayuran sebagai makanan yang baik dan bagus untuk ibu hamil ini perlu dimasak terlebih dahulu. Pilihlah variasi makanan dari tiap kelompok makanan yang berbeda, untuk menjamin keseimbangan nutrisi yang ibu dapatkan.

Sebenarnya bayi terus bergerak jauh sebelum ibu merasakan gerakan janin. Pada kehamilan bulan keempat, kerangka dan otot bayi berkembang dan bayi sering bergerak aktif misalnya meregangkan tangan dan kakinya di dalam cairan ketuban. Gerakan janin Anda rasakan ketika tangan atau kakinya mengenai dinding rahim. Gerakan janin bukan hanya membuat Anda merasakan keberadaan bayi di dalam perut, melainkan juga komunikasi yang penting dari bayi untuk memberitahukan kondisinya kepada ibu. Melihat sosok bayi dengan mata kepala sendiri saat pemeriksaan USG merupakan suatu kegembiraan dalam kehamilan.

Ibu hamil lebih baik makan dengan porsi sedikit tapi sering dari pada sekali tapi terlalu banyak,” jelas Nanik. Konsumsi makanan yang mengandung gandum utuh berguna untuk memenuhi kebutuhan kalori harian ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Gandum utuh mengandung serat dan vitamin yang sehat untuk ibu hamil.

Makanan bergizi untuk ibu hamil berikutnya yang disarankan untuk dikonsumsi adalah buah jeruk. Hampir 90 persen kandungan di dalam buah jeruk adalah air sehingga dapat membantu mencegah dehidrasi selama kehamilan. Wanita yang sedang tengah menjalani proses ini tentu memiliki nutrisi yang tak sama saat sedang dalam kondisi normal.